Sergai | CNNIndonesia : Setelah sebelumnya menjadi sorotan pemberitaan sejumlah media online terkait dugaan permainan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar, kondisi di tiga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, kini mendapat perhatian dan pengawasan lebih ketat dari aparat kepolisian. Senin ( 24/8/2026).
Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serdang Bedagai telah turun langsung melakukan pemantauan SPBU yang sebelumnya disebut dalam pemberitaan mengenai dugaan aktivitas pembelian solar subsidi secara tidak wajar.
SPBU tersebut yakni SPBU 14.206.190 di Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, SPBU 14.205.1139 di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah.
Tim Krimsus Turun Langsung
Turunnya tim kepolisian dilakukan sebagai bentuk respons terhadap informasi dan pemberitaan yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan solar bersubsidi.
Dari hasil pemantauan Minggu (23/8/2026)
di lapangan, aktivitas yang sebelumnya diduga berkaitan dengan praktik pembelian solar subsidi secara berulang kini tidak lagi terlihat beroperasi.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengawasan terhadap proses penyaluran solar subsidi di ketiga SPBU tersebut.
Pengawasan Polisi dan SPBU Diperkuat
Polres Sergai bersama pihak pengelola SPBU melakukan pengawasan secara bersama-sama untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berlangsung sesuai ketentuan.
Pengelola SPBU juga diingatkan agar tidak memberikan kesempatan kepada pihak mana pun untuk melakukan pengisian secara berulang dengan pola yang tidak wajar maupun aktivitas lain yang dapat mengarah pada penyalahgunaan BBM subsidi.
Dengan pengawasan tersebut, distribusi solar subsidi saat ini diarahkan agar benar-benar diberikan kepada masyarakat dan pengguna yang memang berhak sesuai ketentuan pemerintah.
Praktik Ilegal Tidak Lagi Beroperasi
Berdasarkan pemantauan setelah adanya pemberitaan dan kedatangan tim kepolisian, kegiatan yang sebelumnya diduga sebagai praktik permainan solar subsidi kini sudah tidak lagi terlihat di SPBU yang viral tersebut.
Tidak adanya aktivitas mencurigakan tersebut menjadi perhatian positif, karena masyarakat dapat kembali memperoleh solar subsidi melalui mekanisme penyaluran yang lebih tertib dan terkontrol.
Pihak SPBU juga diharapkan konsisten menjaga pengawasan sehingga tidak ada lagi pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan BBM subsidi untuk kepentingan pribadi maupun bisnis secara ilegal.
Masyarakat Bisa Mendapatkan Solar Subsidi Secara Normal
Dengan diperketatnya pengawasan, masyarakat pengguna solar subsidi diharapkan tidak lagi harus berhadapan dengan praktik pembelian dalam jumlah tidak wajar yang berpotensi mengganggu ketersediaan BBM.
Penyaluran solar subsidi di SPBU yang viral tersebut kini diharapkan dapat berjalan secara normal, transparan dan tepat sasaran.
Polres Sergai juga menegaskan pentingnya peran pengelola SPBU dalam mencegah terjadinya penyalahgunaan. Apabila kembali ditemukan indikasi pelanggaran, aparat kepolisian dapat melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Pemberitaan Media Mendorong Pengawasan
Sorotan media online terhadap dugaan permainan solar subsidi sebelumnya turut menjadi perhatian publik dan aparat penegak hukum.
Dengan telah dilakukannya peninjauan langsung serta pengawasan bersama, masyarakat berharap kondisi tersebut dapat terus dipertahankan.
Beberapa SPBU juga diharapkan menjadi contoh bahwa pengawasan yang konsisten antara aparat dan pengelola dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Kini, tiga SPBU yang sebelumnya menjadi sorotan dinilai telah lebih tertib dan tidak lagi menunjukkan adanya aktivitas yang diduga sebagai praktik ilegal mafia solar subsidi. Pengawasan tetap diperlukan agar kondisi tersebut tidak kembali terjadi dan solar bersubsidi benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak. (Iwan)
